"Aku minta id twittermu dong, Lin!" Kata Andira. "Twitter? Twitter itu apa? Aku enggak tahu." Jawab Oline "Haaaah? Masa Oline gak tahu twitter! Jaman sekarang harus melek teknologi!" "Lagian banyak berita yang disampaikan lewat medsos, soalnya lebih mudah." "Kalo enggak punya media sosial bakal bisa di kucilkan!!!" Ramai mereka. "Uuu...aku ga puny.." Kata Oline tidak tahu
ingin bicara apa. Tak lama, sahabatnya, Karin datang.
"Kaaariiin!!!" Kata Oline. "Ada apa Oline?" Tanya Karin. "Apakah kamu punya media sosial? Enggak kan???" Tanya Oline. "Media sosial? Aku punya Path, Pinterest, Instagram, Facebook, Twitter, Yummly, Pixiv..." Kata Karin. BRUK. "Ah ! Oline pingsan." Kata Karin.
Pulang sekolahnya, Oline masih teringat peristiwa tadi. "Assalamu'alaikum!" Kata Oline. "Wa'alaikum salam, eh Oline dah pulang. Ganti baju lalu makan ya!" Kata Mama Oline. "Iya." Jawab Oline. "Mama enggak makan?" Tanya Oline. "Tadi sudah." Jawab Mama Oline.
Setelah selesai makan Oline menanyakan tentang tadi pagi. "Ma, ma. Mama punya Twitter enggak?" Tanya Oline. "Twitter? Iya, Mama punya." Jawab Mama. "Bikinin Oline Twitter dong!" Kata Oline. "Oke." Jawab Mama. "Yang burung biru kecil ini?" Tanya Oline. "Iya." Jawab Mama.
"Tulis ID Twitter mu, OlineOlin aja ya." Kata Mama. "Nah selesai!" Kata Mama. "Wah, mudah ya!" Jawab Oline. "Ini tombol untuk memfollow teman teman." Kata Mama.
"Oline, ayo tidur! Jangan main HP terus!" Kata Mama. "Iyaaa... sebentar lagi." Kata Oline.
"Oline, cepat mandinya! Nanti terlambat!" Kata Mama. "Iyaaa... ini masih sikat gigi." Kata Oline sambil membawa HP-nya ke kamar mandi."KYA!" Kata Oline. "Apa itu?" Kaget Mama. "Apa sih Oline?" Tanya Mama. "Oline di followback sama Nicholas Saputra Ma!" Kata Oline gembira.
"Kalian tahu nggak? Aku sering ikut lomba kuis di twitter. Dan... gratis 10 orang nonton bioskop!" Kata Oline. "Wah... Oline hebat! Murid paling update!" Kata Jane. "Oline hebat! Salut!" Kata Doni.
"Ekhm... harap tenang, pelajaran mau dimulai." Kata Pak Guru. "Eeehh..." Kata murid-murid. "Duh kok tulisan di papan tulis jadi kayak cacing semua? Duh mungkin mataku lelah." Kata Oline dalam hati.
"Minus 1,25..." Kata Dokter Mata. "Eeh? Pake kacamata? Oline enggak mau!" Kata Oline. "Pake kacamata itu enggak keren!" Kata Oline. "Oline boleh enggak pake kacamata kalau bisa baca ini." Kata Dokter Mata. "Enggak kebaca...huhuhu" Kata Oline. "Ini resepnya." Kata Dokter Mata. "Iya, terima kasih." Kata Mama. "Saya mencari kacamata sesuai resep yang ini." Kata Mama. "Ok." Kata Pegawai Optik. "Mau yang ini Oline?" Tanya Mama. "Iya deh." Jawab Oline. "Yang ini mbak. Totalnya berapa?" Tanya Mama. "Semua total Rp.1.200.000!" Kata Pegawai Optik. "Makasih Ma." Kata Oline menyesal. "Iya, sama sama. Kurangi main gadgetnya ya." Nasehat Mama.
"Waah! Oline pakai kacamata!" Kata Andira. "Heh? Hadiah dari kuis lagi?" Tanya Jane. "Huuuh... bukan! ini gara gara kebanyakan main gadget tahu!" Jawab Oline.
~The End~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar